La Liga Segera Laporkan PSG ke UEFA, Soal Neymar | Judi Bola 88

tigersites.de –   Kepala Negara La Liga, Javier Tebas kembali memberikan kecaman manuver transfer PSG yang akan membeli Neymar dari Barcelona. Tebas menyebut pihaknya akan melakukan laporan PSG ke UEFA disebabkan dinilai akan lakukan pelanggaran Financial Fair Play dalam upaya perekrutan sang pemain.

La Liga Segera Laporkan PSG ke UEFA, Soal Neymar | Judi Bola 88

Pada hari Rabu (2/8) tempo hari Barcelona resmi memberi pengumuman bahwa Neymar ingin beranjak Camp Nou. ia di info-kan akan gabung  raksasa Prancis, PSG pada musim panas ini.

PSG sendiri di info-kan harus melontarkan uang dalam jumlah besar untuk membuat datang bintang Brasil tersebut. Mereka harus melakukan tebusan klausul rilis Neymar yang menggapai  angka 222 Juta Euro.

Di mata Tebas, situasi perekonomian PSG tak akan mampu untuk membayar klausul tersebut terlepas dari mereka memperoleh uang dari investor mereka yang dinilai lakukan pelanggaran FFP. “Nota keberatan sudah kami siap dan akan kami paparkan pada UEFA, Uni Eropa serta juga Mahkamah Swiss, yang mempunyai kekuasaan akan Perihal ini,” buka Tebas pada AS.

” umum, La Liga memberikan kecaman ketidakadilan waktu melakukan saingan  Club yang disokong oleh sesuatu negara, ialah tim yang terima penanaman modal ekonomi dari sesuatu negara yang siap membeli pemain  harga berserta apa pun untuk dibawa ke Club mereka.”

“Untuk Perkara PSG, itu sudah jelas mereka memperoleh suntikan dana, antara Club  negara sponsor mereka [Qatar investment Group]. Rekening PSG sekarang ini menunjukan bahwa mereka mempunyai penghasilan komersil yang jauh semakin besar dari Los Blancos (Real Madrid) dan Manchester United, yang mana itu tdk masuk akal.”

“Jika UEFA tidak merespon nota keberatan kami, maka kami akan membuat maju tuntutan selangsung mungkin. Kami belum melakukan perihal tersebut disebabkan kami yakin UEFA tengah melakukan pengujian untuk membenarkan FFP tetap ditegakkan dan Perkara penyuntikan dana terluput.” tutup Kepala Negara La Liga tersebut.

Kepala Negara La Liga, Javier Tebas, menyebutkan, pihaknya akan tetap melakukan laporan Paris Saint-Germain ke UEFA soal transfer Neymar, apa pun hasilnya.

Tebas menilai bahwa tawaran PSG senilai 222 juta euro (sekitar Rp 3,4 triliun) kepada pemain FC Barcelona tersebut lakukan pelanggaran aturan Financial Fair Play.

“Sekalipun transfer itu tidak berlangsung, kami akan tetap melakukan laporannya. Kepala Negara PSG sudah mendapat peringatan, tetapi tak ada pergantian,” kata Tebas.

berbasickan Tebas, PSG bisa mempromosikan uang sebanyak itu disebabkan mendapat suntikan dana dari investor mereka.

Suntikan dana tersebut yang dinilai Tebas lakukan pelanggaran aturan FFP UEFA.

Baca juga: Soal kegiatan Transfer, UEFA Awasi Man City dan PSG

“PSG tak mungkin punya hak komersial lebih mahal dari Los Blancos (Real Madrid) atau Barcelona. Mereka mendapat suntikan dana dari Qatar dan itu lakukan pelanggaran aturan,” tuturnya.

Tebas bukan cuma satu yang mempunyai niat melakukan laporan PSG ke UEFA.

Club Neymar, Barcelona, juga punya tendensi serupa bersamaan saga transfer yang tidak kunjung selesai.

akan tetapi, Tebas mengucap dgn tegas bahwa dia tak punya maksud lakukan belaan Blaugrana.

“Kalau Barcelona mau membuat maju protes, itu urusan mereka. akan tetapi, ini sudah menjadi masalah La Liga. Club lain dapat juga alami masalah serupa besok atau lusa,” ucapnya.

Barcelona, di info-kan AS, Minggu (30/7/2017), akan melakukan laporan Paris Saint-Germain (PSG) ke UEFA jika Club Prancis tersebut merampungkan proses transfer Neymar. Barcelona yakin PSG akan lakukan pelanggaran aturan Financial Fair Play jika membawa bomber asal Brasil itu.

Les Parisiens ditengarai siap membayar klausul pembebasan Neymar seharga 222 juta euro (Rp 3,45 triliun). Jumlah tersebut akan  bikin tukang serang 25 tahun itu menjadi pemain termahal didunia.

Walau seperti itu, Barcelona tidak mau tersangkut masalah jika dana yang dipakai PSG ilegal, atau menyalahi aturan Financial Fair Play. Oleh disebabkannya, Barcelona menyebutkan akan memohon UEFA lakukan test  perinci jika PSG benar bersedia menggelontorkan dana 222 juta euro.

kegelisahan Barcelona tidak tanpa alasan. ini bukan kali pertama PSG gagal memberi bukti tidak menyalahi aturan UEFA. Pada 2014, PSG dan Manchester City pernah tersangkut Perkara serupa. Jika kembali terbukti, PSG akan Rawan disanksi lebih berat.

Sarana-Sarana Spanyol memberi kabar, jika Neymar pergi ke PSG, Barcelona mempunyai peluang memperoleh Angel Di Maria. Gelandang asal Argentina tersebut ialah cara PSG menyedikitkan biaya pajak sebesar 70 juta euro (1,09 triliun), yang ialah banderol Neymar.

sekarang ini, Neymar diberitakan tetap melakukan pramusim  Barcelona di Amerika Serikat. Eks pemain Santos tersebut tampil cemerlang  memborong seluruh gol dalam dua kompetisi Barcelona pada ajang international Champions Cup 2017.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *