Polisi Sebut Ada Zat Mematikan di Miras Oplosan Jagakarsa

Polisi Sebut Ada Zat Mematikan di Miras Oplosan Jagakarsa Polisi telah memeriksa takaran zat di miras oplosan di Jagakarsa yang menyebabkan sejumlah orang tewas. Hasilnya, miras selanjutnya memiliki kandungan zat methanol yang mematikan kalau dikonsumsi.

“Dari hasil autopsi dan terhitung dari hasil Puslabfor mengenai masalah cairan yang masuk tubuh korban. Jadi hasilnya positif bahwa cairan yang memiliki kandungan methanol itu yang sesungguhnya mematikan pada yang mengonsumsi,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar, di Polres Jakarta Selatan, Jl Wijaya, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018).”Khususnya yang meninggal dunia hasilnya adalah di didalam tubuh ybs terdapat senyawa cairan methanol dan ethanol,” imbuhnya.

Ia menyebutkan di takaran ethanol menyebabkan seseorang mabuk. Sementara takaran methanol menyebabkan rusaknya organ di didalam tubuh.

“Kalau ethanol dia memabukan, namun kalau methanol itu yang mematikan bermakna faedah paru-paru, faedah pernafasan itu yang terganggu bahkan tidak bermanfaat agar menyebabkan yang perihal mati lemas,” kata Indra.

Ia menyebutkan miras oplosan itu terhitung dicampur sebagian takaran air lainnya seperti soda hingga minuman berenergi. Namun tersangka RS menyebutnya kepada costumer sebagai ginseng. “Methanolnya terlebih yang tersedia di alkohol itu yang dicampur bersama dengan soda, sirup dan minuman kekuatan dicampur jadi satu. Minuman itu dikatakan tersangka minuman itu dikatakan minuman gingseng,” tuturnya.

Miras oplosan yang diproduksi RS di Jagakarsa, Jakarta Selatan, itu menyebabkan korban jiwa. Tercatat delapan orang warga Jakarta Selatan dan enam warga Depok tewas akibat miras oplosan ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *