CEO PSIS Tak Mau Ketinggalan Berkomentar ,Persebaya Depak Djanur

CEO PSIS Tak Mau Ketinggalan Berkomentar ,Persebaya Depak Djanur – Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, turut berkomentar soal kabar pendepakan Djajang Nurdjaman dari kursi pelatih Persebaya Surabaya.

CEO PSIS Tak Mau Ketinggalan Berkomentar ,Persebaya Depak Djanur

Djanur, sapaan akrab Djajang, diberhentikan manajemen Persebaya tak lama selepas timnya gagal memenangi Derbi Suramadu kontra Madura United, Sabtu (10/8/19). Klub kebanggaan Bonek berikut hanya dapat bermain imbang 2-2.

Atas kejadian itu, Yoyok Sukawi yang selagi ini sedang melacak pelatih baru untuk PSIS Semarang turut berkomentar. Bukan perihal kebijakan manajemen Persebaya Surabaya, melainkan panasnya kompetisi Shopee Liga 1 2019.

“Liga 1 ini sebenarnya keras karena dari 18 pesertaAgen Sbobet ada 16 yang mempunyai tujuan juara dan berada di papan atas. Hanya berjalan di Indonesia. Liga 1 sebenarnya sangat kompetitif,” cetus Yoyok kepada redaksi berita olahraga INDOSPORT Senin (12/8/2019) siang.

Karena itu, Yoyok tak ingin timnya terburu-buru di dalam melacak sosok pengganti Jafri Sastra sebagai pelatih. Pria yang terhitung bagian DPRD Jawa Tengah ini ingin menyeleksi secara matang para calon pelatih PSIS nantinya.

“Iya betul. Dari sebagian kejadian tersebut, kita tidak ingin buru-buru,” ujar Yoyok selagi ditanya apakah kejadian yang menimpa Djajang Nurdjaman ini berefek kepada PSIS.

Manajemen PSIS Semarang tetap menyimpan rapat-rapat calon pelatih kepala yang baru. Mereka hanya menjelaskan bahwa sedang lakukan komunikasi bersama sebagian pelatih berpengalaman, baik lokal maupun asing.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *