Jurus Tim SAR Selamatkan Korban Lakalantas di Jalur Mudik Jabar

Jurus Tim SAR Selamatkan Korban Lakalantas di Jalur Mudik Jabar Kantor SAR Bandung siaga sepanjang peristiwa arus mudik 2018 di Jabar. Berbagai jurus sudah disiapkan Tim SAR selagi terjun ke lokasi bencana, terhitung menangangi korban kecelakaan selanjutnya lintas (lakalantas).

Sejumlah bagian Tim SAR mempraktikkan Vehicle Accident Rescue (VAR) mengenai bantuan korban lakalantas di jalur mudik Lebaran. Skenarionya melukiskan bantuan kepada dua penumpang yang terjepit dan terlilit didalam mobil di Jalan Raya Bandung-Garut.Simulasi berikut berlangsung di Kantor SAR Bandung, Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (7/6/2018). “Apabila tersedia kejadian kecelakaan, tim kami siap jalankan evakuasi,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Slamet Riyadi.

Menurut Riyadi, kegiatan simulasi sebagai uraian bagi anggotanya selagi bertugas menyelamatkan korban lakalantas. Dalam simulasi ini, ceritanya Kantor SAR Bandung meraih laporan dari warga soal berlangsung kecelakaan di jalur mudik.Tim SAR merespons informasi dan bergegas meluncur ke tempat kejadian dengan mempunyai peralatan medis dan evakuasi. Setiba di lokasi, personel bergerak cepat membantu korban. Tim sukses mengeluarkan korban dengan langkah membobol bodi mobil mengfungsikan alat.

Penyelamatan korban ini berlangsung dramatis. Korban mengalami luka nyata-nyata dan perlu ditandu oleh bagian yang sudah terlatih. Setelah itu, korban diboyong ambulans menuju Rumah Sakit Daerah Cicalengka.

“Penyelamatan korban berlangsung sepanjang 14 menit, dari merasa sistem evakuasi sampai dilarikan ke tempat tinggal sakit ,” ujar pemandu acara di atas panggung.Bertepatan peristiwa mudik Lebaran 2018, Kantor SAR Bandung menyiagakan 10 posko pengamanan. Jumlah personel yang diterjunkan terdiri 91 orang bagian TIM SAR Bandung dan 60 orang BKO Basarnas.

“Kami siagakan 10 posko, yang kami utamakan di jalur Pantura. Pos Tol di Cipali KM 102 dan KM 164. Ada terhitung posko di pos Cirebon, Palimanan dan sejumlah posko di jalur selatan,” tutur Riyadi.Ia mengimbau para pemudik untuk buat persiapan situasi fisik dan mental selagi meniti mudik. Kendaraan yang dapat digunakan mudik perlu dicek dan paling penting perlu menaati rambu selanjutnya lintas.

“Cek kendaraannya didalam situasi yang fit. Persiapkan BBM (bahan bakar minyak), jangan menunda-nunda mengisi BBM. BBM sudah 50 persen, langsung mengisi kecuali ketemu SPBU,” kata Riyadi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *