Longmarch ke Istana Jakarta Demo Omnibus Law

Aksi Pegawai Jakarta hendak melaksanakan kelakuan karnaval( longmarch) mengarah ke depan Kastel Kepresidenan, Jalur Ajang Merdeka Utara, Jakarta Pusat, hari ini, Kamis( 15 atau 10). Kelakuan ini diselenggarakan dalam bagan menyangkal omnibus law Hukum Membuat Kegiatan( UU Ciptaker).

Longmarch diucap hendak diawali dari 5 titik gabung di 2 titik area DKI Jakarta ialah dari Jakarta Timur( Pulogadung, Cakung, serta Jalur Raya Bogor- Pasar Rebo), dan Jakarta Utara( Bendungan Pluit serta Marunda).

” Jadi, hari ini kita hendak berdemo,” tutur ketua alun- alun kelakuan, Supardi pada CNNIndonesia. com, Kamis( 15 atau 10).

Supardi menerangkan konsep longmarch mengarah Kastel Kepresidenan di Jakarta Pusat hendak diawali dekat jam 13. 00 Wib, menunggu massa pegawai terkumpul. Ia mengatakan hendak terdapat 1. 000 massa pegawai yang turut dalam kelakuan itu.

Dalam kelakuan ini, Supardi mengatakan terdapat sebagian desakan yang mau mereka sampaikan.

” Desakan kita awal keluarkan Perppu Omnibus Law, penguasa buat lekas menghasilkan Perppu,” ucapnya.

Kedua, lanjut Supardi, grupnya menyumpahi kelakuan represif yang dicoba kepolisian dikala mengamankan muncul rasa. Ketiga, memohon penguasa supaya fokus pada penindakan endemi Covid- 19 di Indonesia.

Becermin dari demo- demo tadinya, mass kelakuan tidak dapat mendekati Kastel Kepresidenan buat mengantarkan tuntutannya. Polisi yang mengamankan menyekat pergerakan massa serta memperbolehkan massa cuma hingga Arca Jaran di Jalur Ajang Merdeka Barat.

Sedangkan itu, Dirlantas Polda Metro Berhasil Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan buat penjagaan grupnya hendak melaksanakan pengalihan arus kemudian rute bertabiat situasional.

” Situasional, kemarin pula terdapat demo pegawai tetapi jumlahnya kan enggak banyak,” tuturnya.

Bagi Sambodo, pengalihan arus kemudian rute hendak dicoba bila jumlah massa pedemo banyak serta mulai terjalin kepadatan daya muat alat transportasi.

” Yang longmarch pula bisa jadi enggak banyak, jadi esok kita amati butuh ditutup apa tidak,” ucap Sambodo.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *