Megawati ke Calon Kepala Daerah: Pelaku Korupsi Pasti Elite

Megawati ke Calon Kepala Daerah: Pelaku Korupsi Pasti Elite – Pimpinan Biasa PDI- Perjuangan( PDIP), Megawati Soekarnoputri memohon calon kepala wilayah yang diusung partainya tidak melaksanakan penggelapan serta berhubungan dengan KPK. Baginya, pelakon penggelapan senantiasa berawal dari golongan golongan atas bukan orang kecil.

” Mana terdapat orang yang dapat penggelapan? Yang penggelapan tentu yang dari golongan golongan atas,” tutur Megawati dalam Awal Sekolah Partai Calon Kepala Wilayah& Calon Delegasi Kepala Wilayah PDI Peperangan Gelombang I, Jumat( 21 atau 8).

Megawati berterus terang pilu bila memandang kandidat PDIP dibekuk badan antirasuah. Dalam sebagian durasi terakhir, beberapa kandidat PDIP dikenal diresmikan terdakwa oleh KPK. Salah satunya merupakan Saeful Bahri yang didakwa mencekoki bekas komisioner Komisi Penentuan Biasa( KPU) Ajaran Setiawan sebesar US$57. 350 ataupun sebanding Rp600 juta. S

” Aku amat pilu jika memandang dari golongan PDIP yang didapat oleh KPK,” ucapnya.

Gadis Kepala negara awal RI Sukarno itu kembali menegaskan kalau KPK merupakan badan yang dirinya wujud dikala jadi kepala negara kelima Republik Indonesia.

Baginya, KPK dibuat buat mendisiplinkan para atasan serta orang Indonesia. Tidak hanya itu, KPK pula berperan mengendalikan sistem finansial negeri alhasil tidak digunakan para administratur negeri.

” KPK itu aku yang bikin loh, janganlah kurang ingat loh. Jika enggak yakin esok amati,” kata

” Jika pemimpinnya cuma ingin jadi bupati, orang tua kota, sehabis itu kurang ingat diri, yang terdapat esok justru masuk KPK,” ucapnya meningkatkan.

Bagaikan data, paling tidak telah terdapat 168 pendamping calon kepala wilayah yang diumumkan oleh partai berlogo banteng moncong putih buat beradu di Pilkada Berbarengan 2020. Pemberitahuan dicoba PDIP dalam 3 gelombang.

Pada gelombang awal, PDIP memublikasikan 48 paslon, 19 Februari kemudian. Setelah itu disusul 45 paslon pada gelombang kedua, 17 Juli. Terakhir, pada 11 Agustus PDIP memublikasikan 75 julukan paslon.

Bila diamati dari totalitas paslon yang diusung, ada beberapa julukan populer. Ucap saja anak serta menantu Kepala negara Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka serta Bobby Nasution.

Gibran diusung bagaikan calon orang tua kota Solo, sedangkan Bobby dijagokan bagaikan calon Orang tua Kota Ajang. PDIP pula mengangkat anak Sekretaris Dewan menteri Pramono Anung, Hanindhito Himawan Pramana pada Pilkada Kediri 2020.

Tidak hanya itu, PDIP pula mengangkat petahana dalam acara kerakyatan 5 tahunan ini, semacam pendamping Olly Dondokambey- Steven Kandouw di Pilkada Sulawesi Utara.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *