PKS Kritik Polisi Soal Kebebasan Berpendapat di Balik Teror

PKS Kritik Polisi Soal Kebebasan Berpendapat di Balik Teror

PKS Kritik Polisi Soal Kebebasan Berpendapat di Balik Teror

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengkritik pengakuan polisi yang tunjukkan bahwa group berpaham terorisme kerap berkamuflase dengan kedok kebebasan berpendapat.
Pasang Bola
Menurutnya, pengakuan berikut berbahaya dikarenakan kebebasan berpendapat merupakan perihal yang dijamin lewat konstitusi.

“Framing teror dikaitkan dengan kebebasan berpendapat berbahaya,” kata Mardani kepada CNNIndonesia.com, Senin (5/4).

Dia menerangkan, teror dan terorisme adalah musuh bersama. Menurutnya, mengaitkan teror dan terorisme dengan kebebasan berpendapat tidak tepat.

Mardani pun memastikan bahwa kebebasan berpendapat merupakan tidak benar satu perihal yang diperlukan demi menegakkan demokrasi.

“Kebebasan berpendapat adalah hak yang dijamin oleh konstitusi. Justru tidak benar satu tegaknya nilai demokrasi adalah ada kebebasan berpendapat dan pers yang bebas,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono menyatakan group terorisme kerap berkamuflase pas lakukan aksinya. Bahkan, menurutnya, tak sedikit berasal dari mereka yang menantang penindakan yang dilaksanakan aparat dengan kedok kebebasan berpendapat.

“Sering sekali berjalan di penduduk kala dia berkata bahwa ini kebebasan berpendapat padahal kami berasal dari Polri pastinya sanggup mengerti latar belakang berasal dari terhadap kelompok-kelompok ini,” kata Rusdi didalam Webinar yang digelar Public Virtue dengan tema Bom di Makassar Perspektif Toleransi dan Demokrasi, Minggu (4/4).

Rusdi mengatakan, kebanyakan aksi teror bakal didahului dengan narasi-narasi radikal, namun kala mulai ditindak oleh aparat, mereka berkilah.

Rusdi mengedepankan pihaknya pasti tak bakal dan juga merta lakukan penindakan terhadap group yang sebenarnya tak dicurigai berafiliasi dengan tindakan radikalisme berujung terorisme. Apalagi, sambungnya, aparat kepolisian terlalu menunjang dan sepakat berkenaan iklim demokrasi yang sehat.

Kunjungi Juga : BERITA GLOBAL TERBARU | BERITA DUNIA TERKINI

“Bagaimana demokrasi di dalamnya toleransi pun hidup dengan sehat dengan cara cara seperti ini, demokrasi yang sehat toleransi juga sehat,” kata dia.

Tags:

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *