Kepala negara Joko Widodo( Jokowi) pada rentang waktu pertamanya luang membubarkan 23 badan non sistemis( LNS). Dimana 10 badan dibubarkan pada tahun 2014. Kemudian 2 badan di tahun 2015. Setelah itu 9 badan di tahun 2016. Terakhir di tahun 2017 sebesar lembaga- lembaga dibubarkan. Dari penyusunan LNS itu, penguasa sanggup mengirit perhitungan Rp23,