Waktunya yang Kaya Membantu yang Sengsara ,Sepak Bola Krisis

Waktunya yang Kaya Membantu yang Sengsara ,Sepak Bola Krisis – Pandemi virus corona memaksa dunia sepak bola sebabkan keputusan-keputusan ekstrem. Sekarang, klub-klub kaya raya diminta menambahkan dukungan finansial untuk klub-klub yang lebih kecil di kasta yang lebih rendah.

Waktunya yang Kaya Membantu yang Sengsara ,Sepak Bola Krisis

Saat ini mayoritas liga Eropa tengah dihentikan sementara untuk menghindar penyebaran pandemi lebih lanjut. Premier League pun dihentikan sampai 30 April 2020, yang masih mampu diperpanjang seumpama suasana tidak kunjung membaik.

Penghentian sementara pertandingan memang merupakan langkah yang paling pas untuk menekan angka penyebaran virus corona. Namun, pasti ada beragam dampak negatif yang nampak dari penundaan ini.

Klub Premier League Selamat

Ancaman finansial pada klub di tengah penundaan liga ini dilihat langsung oleh analis Premier League, Alan McInally. Menurutnya, terkecuali bicara kasta di dalam sepak bola Inggris, dia mengetahui beberapa besar klub Premier League akan baik-baik saja meski sepak bola ditunda lumayan lama.

Kekhawatirannya nampak pada kasta di bawah Premier League. Mulai dari Championship, League One, League Two, sampai National League.

“Kita mengetahui ada proses berjenjang, gara-gara klub-klub di Premier League pada dasarnya membuahkan uang yang lumayan dan menambahkan gaji yang bagus. Kebanyakan klub akan baik-baik saja secara finansial,” ujar McInally kepada Sky Sports.

“Namun, terkecuali Anda konsisten merunut Taruhan Bolaturun liga-liga di bawahnya, akan ada klub-klub yang menghadapi kasus besar. Saya mengetahui bahwa beberapa pemain jadi memperhitungkan mungkin memangkas sekian prosen gaji mereka untuk membantu.”

Mustahil Selamat

Bagi McInally, tidak mungkin klub-klub kecil mampu selamat di tengah krisis finansial layaknya ini. Dia percaya pada moment krisis layaknya inilah klub-klub yang lebih kaya wajib menunjang klub lain yang kesulitan, tidak ada langkah lain, tidak mampu mengandalkan dukungan pemerintah.

“Ada begitu banyak orang di dalam satu klub sepak bola dan ada komunitas keluarga yang nyata. Saya pun percaya akan ada banyak penggemar yang suka terkecuali mampu menunjang menyelamatkan klub, pasti sampai step tertentu,” sambung McInally.

“Pemerintah udah melakukan tugas luar biasa, namun menghendaki mereka menyelamatkan klub sepak bola terhitung mungkin tidak adil. Jadi haruslah ada semacam ketetapan bagi klub-klub kasta rendah ini, agar mereka dibantu oleh klub-klub yang lebih kaya.”

“Jika tidak, mengetahui kemungkinannya sangat kecil bagi mereka untuk selamat,” tandasnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *